FREEDOM
aku tidak pernah meminta tuhan selalu memberi
orang yang mungkin baru pertama melihatku pasti berfikir bahwa aku gila atau tidak waras..
aku terlalu asik dengan duniaku, sehingga aku tidak memperdulikan sekelilingku,,
aku menutup telingaku dari suara-suara manusia, dan kuganti dengan suara burung,,
aku menutup mataku dari mata-mata manusia lain, dan kututupi dengan warna merah, kuning, hijau pelangi,,
entah aku yang tidak pernah melihat warna dunia kenyaan ini atau mungkin justru aku yang tidak terlihat,
aku bukan tidak ingin mengenalinya hanya saja begitu aku memalingkan duniaku sekarang dan melihat dunia kenyataan yang terlihat hanya warna hitam dan semu,, apa yang sekarang ada di duniaku tidak aku lihat ada di dunia mereka.
duniaku terlalu indah untuk aku ganti dengan dunia yang belum jelas apa warnanya, bukan karena aku tidak mau beradaptasi lagi nantinya, aku hanya tidak suka warnanya, langitnya hanya ada warna hitam dan warna putih itu pun bergantian, tapi ada banyak cahaya berkilauan saat langitnya berwarna hitam.
tidak, aku tidak mau keluar dari duniaku Twinkle Cleo dari negeri fantasi dengan langit berwarna-warni bahkan aku bisa mengganti warnanya kapanpun aku mau, semuaya biba beruhah sesuai apa yang aku inginkan, udara yang segar, tanpa keramaian manusia pun aku tidak kesepian karena kicauan burung yang bergantian dengan suara merdu yang berbeda, ,
duniaku berbeda dengan dunia orang-orang disekitarku, dunia mereka (ayah, ibu, adik, yang lainnya) terlalu monoton, mereka hanya percaya pada dua value benar atau salah, padahal prinsip yang mereka pegang itu malah membuat mereka kadang-kadang kalang kabut.
ada yang terlalu banyak merasa bersalah karena kesalahannya ada yang merasa bahagia karena melakukan semuanya dengan benar, padahal mereka sediri tidak pernah tahu kapan mereka benar dan kapan mereka salah, benar dan salahnya mereka ditentukan oleh otak yang masing-masing berpola harusnya, ya harusnya benar tapi buktiya masih banyak kok yang salah ! mangkanya kadang mereka ga melihat apa yang ada di hati mereka.. saat otak mereka bilang "harus" belum tentu loh hati mereka bilang "juga". kadang dari mereka ada yang bertahan sampai akhir,ada yang sebelum akhir mereka menyerah dan karena mereka tidak tahu cara untuk keluar mereka memutuskan untuk menyerah selamanya, dan ada yang berpura-pura bertahan.
aku bukan bagian dari mereka loh, aku tidak bertahan sampai akhir dan tidak menyerah terpaksa dan memutuskan mengakhri untuk selamanya dan aku pun tidak berpura-pura bertahan. dari awal aku memang sudah menolaknya menolak ikut masuk dalam dunia mereka yang menurut mereka bebas tapi justru malah pilihan yang sama sekali mereka tidak mau. aku memutuskan untuk membuat duniaku sendri dari awal. warna langitnya aku sendiri yang menentukan, bentuknya aku sendiri yang menentukannya, suaranya pun aku sendiri yang menentukannya.. tentu saja tidak semua orang bisa masuk kedalam duniaku atau bahkan mereka sama sekali tidak tertarik dengan apa yang ada dalam duniaku..
karena aku berbeda, duniaku berbeda, hidupku berbeda mereka menganggapku aneh, yah terserah lah itu kan aneh menurut mereka,dan aturan mereka ga berlaku di duniaku.
Jeans Belel!
aku asik dengan jean belelku, kemeja kotak-kotak ku, kaos oblong belelku, dan highlight cokelat rambutku yang shagy dan berantakan. aku jadi bulan-bulanan dosen karakter dikampus, gara-gara tampilanku yang seenaknya, setiap mata kuliahnya dia pasti selalu menyuruhhku untuk "beli celana baru" lah, "beli kemeja baru" , "beli kaos baru" dan menyisir rambutku. alasannya sih simple "yang kamu hadapi itu manusia bukan mesin" , kriteria wajib yang harus dipakai agar terlihat seperti psikolog dengan ilmu dan gelarnya yang panjangnya hampir sama kaya panjang kereta api. sama saja dengan membiarkan orang memberi value lewat apa yang terlihat dari luar, tampilan seperti-ku yang mungkin bisa dibilang kaya penumpang kopaja atau kernet metromini selalu dipermasalahkan oleh dosen padahal apa bedanya psikolog berkemeja dan celana rapi dengan psikolog yang berjeans belel yang nyetrik seperti aku..
sekian banyak orang yang mengatakan aku anehpun aku tidak memperdulikanya, walau kadang apa yang sebenarnya mereka katakan itu sedikitnya terdengar di telingaku walau hanya berupa sayup-sayup tidak membuatku sama sekali merasa menjadi orang aneh, banyak ko orang aneh yang bisa sukses, opa einstein aja dibilang gila , ini baru dibilang aneh,,,
dunia ku bebas , banyak yang aneh jadi aneh itu bukan indikator penting ko
isi hati CLEO:
Dear,
inigin rasanya aku melihatkan dunia baruku pada orang-orang, dunia yang jauh dari kata "realistis" dan "kenyataan", dunia yang berwarna-warni , dunia yang tidak bebas yang justru mendatangkan banyak pilihan, dunia yang dimana hanya aku sendri yang tahu apa yang aku inginkan dan setelah aku tahu apa yang aku inginkan ada keinginan unttukku mengejarnya, orang tidak perlu tahu semuanya biar mereka melihat deikit saja dunia mu yang bahagianya jangan yang lain apalagi yang membuatnya sedih.
-CLEO-
dunia ku bebas , banyak yang aneh jadi aneh itu bukan indikator penting ko
isi hati CLEO:
Dear,
inigin rasanya aku melihatkan dunia baruku pada orang-orang, dunia yang jauh dari kata "realistis" dan "kenyataan", dunia yang berwarna-warni , dunia yang tidak bebas yang justru mendatangkan banyak pilihan, dunia yang dimana hanya aku sendri yang tahu apa yang aku inginkan dan setelah aku tahu apa yang aku inginkan ada keinginan unttukku mengejarnya, orang tidak perlu tahu semuanya biar mereka melihat deikit saja dunia mu yang bahagianya jangan yang lain apalagi yang membuatnya sedih.
-CLEO-
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar